Kamis, 15 Agustus 2019

Batu Split, Jenis Ukuran dan Fungsinya





Batu split adalah salah satu jenis batu matreal bangunan yang diperoleh dengan cara membelah atau memecah batu yang berukuran besar menjadi ukuran kecil-kecil. Batu Split juga sering disebut dengan nama batu belah, karena disesuaikan dengan proses mendapatkannya yaitu dengan cara membelah batu.
Secara umum fungsi utama batu split adalan sebagai bahan campuran utama untuk pembuatan beton cor. Selaian batu split, bahan pembuatan beton cor adalah pasir dan semen. Proses pembuatan beton cor ini adalah dengan mencampur batu split, pasir dan semen dengan menggunakan media air. Setelah tercampur maka adonan ini dicetak sesuai dengan peruntukannya. Namun demikian setelah melihat jenis ukuran batu split, ternyata fungsinya tidak hanya sebagai bahan campuran beton cor saja tetapi juga berfungsi untuk keperluan yang lain.
Untuk mendapatkan batu split, bongkahan batu yang diperoleh dari hasil penambangan akan dibelah dengan mensin penghancur (crusher machine). Bongkahan batu yang dihancurkan tersebut akan menghasilkan batu split berbagai macam ukuran. Batu yang sudah dihancurkan (crushed) tersebut kemudian akan dikelompokkan dan disortir berdasarkan ukurannya.
Berikut kami sampaikan jenis ukuran Batu split dan fungsinya. Jenis-jenis ukuran batu split yang umum diperjualbelikan di pasaran :
  1. Batu Split Ukuran 0 – 5 mm (mili meter). Jenis ini sering disebut juga dengan istilah Abu Batu. Ukuran ini merupakan jenis ukuran yang paling lembut, ukuran partikelnya menyerupai pasir lembut. Batu split jenis ukuran ini banyak dibutuhkan untuk campuran dalam proses pengaspalan atau dapat digunakan sebagai pengganti pasir. Material batu split ukuran ini merupakan bahan utama untuk pembuatan gorong-gorong dan batako press.
  2. Batu Split Ukuran 5 – 10 mm (mili meter) atau disebut juga dengan batu split ukuran 3/8 cm (centi meter). Material batu split jenis ini banyak digunakan untuk campuran dalam proses pengaspalan jalan, mulai dari jalan yang ringan sampai jalan kelas 1. Batu splitjenis ukuran ini akan dicampur dengan aspal menjadi Aspal Mixed Plant atau secara umum disebut dengan aspal hot mixed.
  3. Batu Split Ukuran 10 – 20 mm (mili meter). Material batu split jenis ini banyak digunakan untuk bahan  pengecoran segala macam konstruksi, mulai dari konstuksi ringan sampai konstruksi berat. Bangunan-bangunan yang menggunakan beton cor dari bahan batu split ukuran ini antara lain Jalan Tol, Gedung bertingkat, Landasan Pesawat Udara, Bantalan Kereta Api, Pelabuhan dan Dermaga, Tiang Pancang dan Jembatan dan sebagainya.
  4. Batu Split Ukuran 20 – 30 mm (mili meter). Material batu split jenis ini banyak digunakan untuk bahan pengecoran lantai dan pengecoran atau pembetonan horizontal yang lain.
  5. Batu Split Ukuran 30 – 50 mm (mili meter). Material batu split jenis ini biasanya digunakan untuk dasar badan jalan sebelum menggunakan material yang lain, penyangga bantalan kereta api, penutup atau pemberat pipa didasar laut, beton cor pemecah ombak dan lain-lain.
  6. Batu Split Jenis Agregat A. Matreal batu split ini termasuk dalam jenis sirtuBatu split jenis Agregat A ini merupakan campuran antara beberapa jenis ukuran baru split. Bahan campurannya terdiri dari abu batu, pasir, batu split ukuran 10-20 mm, batu split ukuran 20-30 mm dan batu split ukuran 30-50 mm. Pencampuran bahan ini tidak ada pedoman komposisi yang pasti atau baku dari masing-masing bahan. Komposisi disesuaikan dengan jenis penggunaannya. Batu split jenis Agregat A ini pada umumnya digunakan sebagai bahan pengecoran dinding, pembuatan dinding dan campuran bahan beton cor.
  7. Batu Split Jenis Agregat B. Matreal batu split ini termasuk dalam jenis sirtuBatu split jenis Agregat B ini merupakan campuran antara beberapa jenis ukuran baru split. Bahan campurannya terdiri dari tanah, abu batu, pasir, batu split ukuran 10-20 mm, batu split ukuran 20-30 mm dan batu split ukuran 30-50 mm. Bahan Tanah merupakan pembeda komposisi dengan batu split jenis Agregat A. Pencampuran bahan ini tidak ada pedoman komposisi yang pasti atau baku dari masing-masing bahan. Komposisi disesuaikan dengan jenis penggunaannya. Batu split jenis Agregat B ini pada umumnya digunakan untuk bahan timbunan awal pengerasan jalan dengan tujuan untuk meratakan dan mengikat lapisan batu split yang digelar pada lapisan di atasnya.
  8. Batu Split Jenis Agregat C. Campuran matreal batu split ini sering disebut batu asalanBatu split jenis Agregat C ini merupakan campuran antara beberapa jenis ukuran baru split. Bahan campurannya terdiri dari tanah, abu batu, pasir, batu split apa saja dan dengan komposisi yang tidak beraturan. Batu split jenis Agregat C ini pada umumnya digunakan untuk bahan timbunan untuk pengurukan lahan, reklamasi dan lain-lain.
  9. Batu Gajah. Batu jenis inisering disebut dengan boulder elephant stoneBatu gajah merupakan salah satu jenis batu split yang mempunyai ikuran paling besar dibandingkan dengan jenis batu split yang lain. Batu gajah berfungsi untuk menimbun lahan atau lokasi yang berdekatan dengan pantai. Batu gajah ini biasanya digunakan untuk membuat bahan beton pemecah ombak, bahan reklamasi pantai, bahan untuk membuat dermaga kecil atau yang paling umum digunakan untuk bahan pondasi bangunan.





Sabtu, 03 Agustus 2019

Warga Tuntut Izin Penambangan Pasir di Kulon Progo Dicabut

Warga Dusun Jati, Desa Banaran, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD DIY, Rabu (12/9), terkait penambangan pasir yang dilakukan di wilayah mereka. Aksi tersebut menuntut agar izin penambangan yang dikeluarkan untuk menambang di wilayah mereka dicabut.Empat perusahaan tambang pasir sungai Progo yang beroperasi di wilayah mereka telah merusak lingkungan. Alat-alat berat yang digunakan oleh empat perusahaan tambang pasir tersebut telah 'membabi buta' melakukan pengerukan. Akibatnya, terjadi kerusakan lingkungan yang berdampak terhadap mengeringnya sumur-sumur milik warga.Koordinator Umum Aksi, Thomas Nur Ana Edi Dharma, mengatakan awalnya penambangan pasir tersebut memang telah mengantongi izin. Namun prakteknya, alat-alat berat tersebut telah melampaui batas izin yang diperkenankan. Bahkan, penambangan pasir tersebut telah merambah wilayah Dusun Jati, Desa Banaran Kecamatan Galur."Padahal izinnya, Jati itu tidak boleh diambil pasirnya," tuturnya, Rabu (12/9). Thomas menuturkan, sejak penambangan pasir menggunakan alat berat masif dilaksanakan oleh empat perusahaan tersebut, kualitas lingkungan di wilayah mereka mengalami penurunan cukup drastis. Terlebih pada musim kemarau seperti sekarang ini di mana warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Tak hanya itu, abrasi juga terjadi di kawasan dusun mereka.Selain itu, kata dia, tanah-tanah milik warga pun perlahan-lahan menyusut luasannya. Bahkan ada tanah yang bersertifikat mulai hilang karena abrasi yang terjadi. Dari sisi ekonomi, tentu hal ini sangat merugikan warga yang berada di sekitar lokasi penambangan."Belum lagi jalan-jalan yang dilalui oleh truk-truk pengangkut pasir mengalami kerusakan yang cukup parah," tambahnya.Kondisi sawah di sekitar lokasi penambangan pun tak jauh berbeda karena kesuburannya terus mengalami penurunan. Sebagian besar lahan pertanian di seputaran lokasi penambangan tak bisa lagi ditanami.Warga menyesalkan belum ada tindakan dari aparat yang berkepentingan terkait dengan keluhan mereka. Bahkan, sejak 23 Agustus 2018 yang lalu pihaknya juga sudah melayangkan surat ke DPRD DIY untuk melakukan audiensi. Namun sayangnya hingga saat ini belum ada tanggapan sama sekali."Karena sudah jengah, maka kami turun ke jalan untuk menuntut izin penambangan pasir tersebut dicabut," tegasnya. (erl/adn)

Jumat, 02 Agustus 2019

Harga Material alam Per Agustus 2019

Harga Material alam Per Agustus 2019

a. Pasir Merapi                 : 190,000/m3(1,000,000/rit) pasirjogja.blogspot.com
b. Batu belah    : 190,000/m3(1,000,000/rit) pasirjogja.blogspot.com
c. Urug sirtu : 650.000/rit pasirjogja.blogspot.com
d. Split : 200.000/m3 pasirjogja.blogspot.com
e. Batu bata  AT : 750/pcs jualbatubatamurah.blogspot.com
f.  Batu bata grobogan      : 600/pcs jualbatubatamurah.blogspot.com
g. Bata Jogja : 720/pcs jualbatubatamurah.blogspot.com
h. Bata Ringan AAC         : 700/m3 (10,8) truk kecil bataringanhebeljogja.blogspot.com
i. Bata Ringan AAC  : 680/m3 (47,52)tronton bataringanhebeljogja.blogspot.com
j.  Mortar perekat : 75.000/sak bataringanhebeljogja.blogspot.com
k. Batako                            : 3000/pcs
m. buis beton besar           :73.000/pcs

Harga tersebut franco Sleman utara ,untuk sleman selatan dan kota jogja ada penyesuaian harga

Pekerja Tambang Pasir di Lumajang Tewas Tertimpa Batu

Anggota Polsek Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, memasang garis polisi di lokasi tambang pasir aliran Gunung Semeru milik PT LJS, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro.
Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Minggu (28/7/2019), seorang pekerja yang bernama Sukor (51) warga setempat tewas tertimpa batu saat penyaringan pasir.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat malam kemarin saat korban tengah duduk di belakang truk. Saat yang bersamaan, excavator yang dikemudikan oleh rekannya Abdul melanjutkan pengisian pasir di atas truk yang sudah dipasang alat saring pasir. Namun nahas, tiba-tiba ada batu berukuran besar yang terpental dan mengenai tubuh korban yang kebetulan sedang istirahat.
Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Pasirian untuk mendapatkan perawatan. Namun, sayang, luka parah membuat nyawa korban tidak tertolong. Korban seketika itu juga langsung dipulangkan ke tanah kelahirannya di Pasuruan untuk dikebumikan.
Polisi menduga ada unsur kelalaian pada proses penambang sehingga memakan korban jiwa. Untuk itu, polisi akan melakukan pemeriksaan pad pihak PT LJS untuk dimintai keterangan soal prosedur operasional dalam perusahaan tambang pasir tersebut.


www.liputan6.com

Rabu, 10 Juli 2019

Jalur Evakuasi Lereng Merapi Rusak Parah



KLATEN, KRJOGJA.com - Sejumlah ruas jalan lereng Merapi di wilayah Kabupatan Klaten rusak parah. Hal ini dikawatirkan menghambat proses evakuasi, saat terjadi erupsi Gunung Merapi.
Sehubungan dengan adanya luncuran awan panas, yang mencapai sejauh 2 kilometer mengarah ke Kali Gendol, pada Kamis lalu Plt Kepala BPBD Klaten Dodi Hermanu dan  jajaran meningkatkan kesiapsiagaan. Pihaknya mengunjungi masyarakat di wilayah kawasan rawan bencana (KRB). Selain itu juga melakukan pengecekan jalan, jalur evakuasi yang rusak parah tersebut.
Dodi Hermanu Sabtu (09/02/2019) mengemukakan, jalur terparah adalah di jalur tiga atau jalur timur yakni dari Desa Tegalmulyo menuju selter Demakijo, Kecamatan Karangnongko. Sedangkan untuk dua jalur lainya mengalami rusak parah sebagian, karena sebagian lainya sudah diperbaiki dengan konstruksi cor beton.
Dua jalur yang rusak sebagian namun dalam kondisi parah tersebut adalah, jalur barat dari Desa Balerante menuju ke selter Kebondalem, Prambanan dan jalur tengah dari Desa Sidorejo menuju selter Menden Kecamatan Kebonarum. “Untuk yang dari Tegalmulyo atau jalur tiga hampir seluruhnya kondisinya rusak parah, kalau dua jalur yag dari Balerante dan dari Siodorejo, sebagian masih bagus,” kata Dodi Hermanu.
Selain jalur utama tersebut, ada beberapa jalur alternatif yang biasa dilewati warga dalan aktivitas keseharianya menuju wilayah bawah. Lebih lanjut Dodiik Hermanu menjelaskan, terkait dengan kerusakan jalur evakuasi tersebut, Pemkab Klaten sudah mengajukan anggaran perbaikan ke pemerintah provinsi, karena APBD Klaten tidak memungkinkan untuk alokasi perbaikan jalur evakuasi secara penuh.
Jumlah pengajuan anggaran pada tahun 2018 sebesar Rp 111 miliar. Dari jumlah tersebut, yang disetujui sekitar Rp 7 miliar akan direalisasikan untuk perbaikan pada tahun ini.
Sejumlah warga di sekitar jalur evakuasi mengatakan, kerusakan jalur evakuasi tersebut salah satu faktor diduga akibat selalu dilewati truk-truk pengangkut tambang galian C. Kebanyakan truk-truk tersebut membawa muatan melebihi kapasitas sehingga mempercepat kerusakan jalan.
“Setiap hari, siang malam ribuan truk pasir lewat jalan ini. Muatanya sampai menjulang, tetapi di sini jarang ada petugas yang melakukan razia,” kata warga. 

dikutip dari krjogja.com

Pembangunan Bandara Baru di Yogya Picu Kenaikan Harga Pasir

YOGYAKARTA - Rencana pembangunan bandara baru New Yogyakarta International Airport (NYIA), di Temon, Kulonprogo, Yogyakarta mulai membawa dampak di beberapa sektor lainnya. Salah satunya adalah meningkatnya harga pasir di wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Ketua Gabungan Pengusaha Konstruksi Indonesia (Gapensi) DIY, Indro Kumoro mengatakan, saat ini harga pasir di pasaran DIY mencapai lebih dari Rp1 juta. Menurut dia, harga tersebut diprediksi mengalami kenaikan tajam lantaran adanya mega proyek NYIA yang dinilai akan menyedot bahan galian jenis C ini.
"Kami perkirakan setelah ground breaking yang dilaksanakan akhir bulan November 2016 ini akan membuat harga pasir mengalami kenaikan. Harga saat ini yang dari Sungai Progo mencapai Rp1,2 juta dan Merapi bisa Rp1,4-Rp1,5 juta per rit," kata dia, seperti dikutip dariKRjogja
Kenaikan tersebut diprediksi terjadi lantaran NYIA membutuhkan banyak pasir untuk pembangunan infrastruktur yang ada di seluruh kawasan bandara.
"Pasir kan salah satu kebutuhan vital dalam pembangunan infrastruktur jadi memang harus diperhitungkan betul kebutuhan dan ketersediaannya di wilayah DIY," lanjutnya.
Saat ini, ada tiga tambang pasir resmi yang beroperasi di wilayah Provinsi DIY. Dinas PUP ESDM DIY mencatat, paling tidak ada 16 perusahaan tambang yang masih menunggu proses perizinan berikutnya di Gerai maupun di Balai Besar Wilayah Sungai Serayu dan Opak.

dikutip dari okezone.com

Harga Material alam Per Juli 2019

Harga Material alam Per Juli 2019

a. Pasir Merapi                 : 190,000/m3(1,000,000/rit) pasirjogja.blogspot.com
b. Batu belah    : 190,000/m3(1,000,000/rit) pasirjogja.blogspot.com
c. Urug sirtu : 650.000/rit pasirjogja.blogspot.com
d. Split : 200.000/m3 pasirjogja.blogspot.com
e. Batu bata  AT : 750/pcs jualbatubatamurah.blogspot.com
f.  Batu bata grobogan      : 600/pcs jualbatubatamurah.blogspot.com
g. Bata Jogja : 720/pcs jualbatubatamurah.blogspot.com
h. Bata Ringan AAC         : 700/m3 (10,8) truk kecil bataringanhebeljogja.blogspot.com
i. Bata Ringan AAC  : 680/m3 (47,52)tronton bataringanhebeljogja.blogspot.com
j.  Mortar perekat : 75.000/sak bataringanhebeljogja.blogspot.com
k. Batako                            : 3000/pcs
m. buis beton besar           :73.000/pcs

Harga tersebut franco Sleman utara ,untuk sleman selatan dan kota jogja ada penyesuaian harga