Rabu, 30 Oktober 2019

Tolak Penambangan Liar, Warga Wonosobo Blokir Akses Galian C Liar

WONOSOBO– Ratusan warga Sontonayan Desa Kapencar Kecamatan Kertek menggelar aksi blokir jalan dan pemasangan portal kemarin. Hal tersebut dilakukan menyusul adanya rencana pembukaan galian C liar di area pertanian warga setempat.
“Ya warga menolak dan menutup akses menuju galian c liar dusun sontonayan kapencar,” ungkap Anton selaku tokoh pemuda dusun setempat.
Menurutnya, perjuangan warga menolak adanya galian c sudah dilakukan sejak empat tahun silam atau tahun 2015. Hal tersebut bukan tanpa alasan, sejak adanya galian c liar, debit mata air menurun bahkan hilang. Selain itu jika terjadi hujan, gelontoran air bercampur dengan pasir dan batu masuk ke dusun.
“Kita sudah merasakan betul dampaknya. Jika hujan besar, kita mendapatkan kiriman air bercampur sirtu (pasir dan batu). Bahkan jalan provinsi yang ada di atas dusun kami berisi pasir dan batu. Kalau tidak kita tolak mau jadi apa nanti kampung kami,” ujarnya.
Tekanan  dari pihak penambang  galian c di daerah Sontonayan diakui cukup kuat. Upaya warga menolak dengan menutup akses  dilawan oleh penambang dengan membokar portal pintu masuk. Selain itu penambang juga merayu warga membeli tanah dengan harga tiga kali lebih mahal
“Portal yang kami pasang untuk menghalangi masuknya alat-alat berat dan truk pengangkut pasir. Pernah dibongkar, namun kami juga tetap melakukan pemasangan kembali. Saat ini ketiga kalinya,” katanya.
Sementara itu, Antonia  satu-satunya perempuan yang terlibat dalam aksi penolakan galian c liar menyebutkan, warga Dusun Sontonayan tidak mau kehilangan air. Di sisi lain warga juga masih akan membudidayakan sayuran dan tembakau di lahan-lahan pertanian milik mereka.
“Ngak mau kita dengan galian c liar, kita masih ingin bertani. Kita masih ingin menanam tembakau,” tandasnya.
Melihat kondisi kerusakan di desa tetangga akibat adanya galian C besar-besaran, juga menjadi pelajaran penting bagi warga Dusun Sontonayan untuk menolak adanya penambangan  galian c liar.
“Coba lihat desa sebelah, tanahnya bosah baseh, hancur tidak karuan. Anak cucu kita mau diberi apa. Saya juga yakin sebenarnya desa lain pingin kompak seperti kita, tapi takut,” bebernya.
Kadus Sontonayan Suwandi mengemukakan, penolakan terhadap kegiatan penambangan galian c liar di Dusun Sontonayan merupakan inisiasi warga. Mereka takut lahan pertanian rusak dan ancaman lingkungan berupa hilangnya air dan banjir bandang.
“Karena itu kehendak dari warga, kami tentu saja mendukungnya. Pemerintah desa harus mengayomi,” katanya.
Pihaknya memastikan bahwa penolakan warga berjalan dengan damai dan tertib. Sebab, hanya melakukan pemasangan portal di pintu  masuk ke area galian c liar.
“Portal yang dipasang warga itu tidak semua menutup akses jalan, kendaraan roda dua masih bisa,” pungkasnya


Warga Desa Kompak Blokir Jalan Menuju Tambang Galian C


PASURUAN | duta.co – Puluhan pemuda bersama warga Desa Ambal-Ambil, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, ramai-ramai memblokir jalan di desa setempat.
Mereka bergejolak, lantaran diresahkan dengan adanya aktivitas ratusan truk pengangkut pasir dan batu (sirtu) dari tambang sekitar yang tiap hari berlalu lalang di wilayah desa setempat.
Akibat banyak truk yang lewat, jalan yang menjadi akses ekonomi warga sekitar rusak berat. Bahkan akibat banyaknya akivitas truk pengangkut material sirtu tambang ini, sejumlah anak-anak Tempat Pendidikan Qur’an (TPQ) dan madrasah setempat, nyaris menjadi korban kecelakaan akibat pengendara truk yang ugal-ugalan saat di jalanan desa.
Keresahan warga ditambah dengan meningkatnya volume truk yang bertonase berat hingga membuat jalan Kabupaten Pasuruan bergelombang dan berlubang.
“Warga lakukan blokir jalan ini, lantaran kami tak kuat lagi dengan banyaknya truk yang banyak melewati jalan ini,” papar Abdul Rohman, tokoh pemuda Desa Ambal-Ambil, saat di lokasi, Minggu (15/9), siang.
Dengan banyaknya truk membuat jalan disepanjang desa amburadul, meski pihak tambang pernah mengurug jalan yang rusak itu, dengan urugan sirtu. Tapi tidak membuat jalan tersebut baik, justru bertambah hancur.”Karena tak ada itikad baik untuk memperbaiki jalan ini, warga sepakat menutup jalan bagi truk pengangkut sirtu dari tambang,” urainya.
Warga yang sengaja menutup akses menuju ke areal tambang, karena keberadaan truk pengangkut sirtu juga berdampak buruk bagi kelestarian alam dan lingkungan setempat.”Karena warga bersama pemuda menuntut agar tambang tersebut segera dihentikan atau ditutup, apalagi adanya tambang tak untungkan warga,” ungkapnya.
Alasan warga menolak aktifitas tambang, karena selain mengganggu lingkungan, mulai dari polusi hingga suara truk yang tak kenal siang maupun malam tetap saja truk-truk beroperasi.
Bahkan, warga mengancam akan menutup kegiatan penambangan, kalau pihak perusahaan tambang yang dugaan tak berizin tetap ngotot beroperasi.
Aksi blokade jalan tersebut tetap akan digelar hingga pihak perusahaan tambang berjanji akan memperbaiki. Apalagi beberapa warga yang berjualan tepat dipinggir jalan, dagangannya banyak terkena debu dari jalan yang dilalui truk bermuatan.”Kami inginkan agar tambang segera ditutup dan tidak ada lagi kegiatan,” imbuh Rohman.
Terkait aksi warga ini, perwakilan dari perusahaan tambang, Ahmad, sempat bernegosiasi dengan perwakilan warga. Sayangnya kedatangannya tak mampu memutuskan tuntutan warga.”Tuntutan warga akan kami sampaikan kepada pemilik tambang. Saya juga tidak tahu apa-apa dan wewenang didalam usaha penambangan itu,” beber dia.
Dengan adanya blokade jalan tersebut, terpaksa truk-truk yang harus melewati jalan yang padat penduduk di Desa Ambal-Ambil, akhirnya harus berputar ke desa lain yakni Desa Kademungan, Kecamatan Kejayan, yang jauhnya mencapai 8 kilometer. Lantaran saat aksi digelar hari Minggu, tak ada satupun truk yang beraktivitas menuju tambang.

duta.co

Harga Material alam Per November 2019

Harga Material alam Per November 2019

a. Pasir Merapi                 : 190,000/m3(1,000,000/rit) pasirjogja.blogspot.com(N)
b. Batu belah    : 190,000/m3(1,000,000/rit) pasirjogja.blogspot.com(N)
c. Urug sirtu : 650.000/rit pasirjogja.blogspot.com(N)
d. Split : 200.000/m3 pasirjogja.blogspot.com(N)
e. Batu bata  AT : 760/pcs jualbatubatamurah.blogspot.com(N)
f.  Batu bata grobogan      : 600/pcs jualbatubatamurah.blogspot.com(N)
g. Bata Jogja : 720/pcs jualbatubatamurah.blogspot.com(N)
h. Bata Ringan AAC         : 720/m3 (10,8) truk kecil bataringanhebeljogja.blogspot.com(N)
i. Bata Ringan AAC  : 680/m3 (47,52)tronton bataringanhebeljogja.blogspot.com(N)
j.  Mortar perekat : 75.000/sak bataringanhebeljogja.blogspot.com(N)
k. Batako                            : 3100/pcs(N)
m. buis beton besar           :73.000/pcs(N)


keterangan
N =Normal
+ =Naik
- = Turun

Harga tersebut franco Sleman utara ,untuk sleman selatan dan kota jogja ada penyesuaian harga

Harga Material alam Per Oktober 2019

Harga Material alam Per Oktober 2019

a. Pasir Merapi                 : 190,000/m3(1,000,000/rit) pasirjogja.blogspot.com(N)
b. Batu belah    : 190,000/m3(1,000,000/rit) pasirjogja.blogspot.com(N)
c. Urug sirtu : 650.000/rit pasirjogja.blogspot.com(N)
d. Split : 200.000/m3 pasirjogja.blogspot.com(N)
e. Batu bata  AT : 760/pcs jualbatubatamurah.blogspot.com(N)
f.  Batu bata grobogan      : 600/pcs jualbatubatamurah.blogspot.com(N)
g. Bata Jogja : 720/pcs jualbatubatamurah.blogspot.com(N)
h. Bata Ringan AAC         : 720/m3 (10,8) truk kecil bataringanhebeljogja.blogspot.com(N)
i. Bata Ringan AAC  : 680/m3 (47,52)tronton bataringanhebeljogja.blogspot.com(N)
j.  Mortar perekat : 75.000/sak bataringanhebeljogja.blogspot.com(N)
k. Batako                            : 3100/pcs(N)
m. buis beton besar           :73.000/pcs(N)


keterangan
N =Normal
+ =Naik
- = Turun

Harga tersebut franco Sleman utara ,untuk sleman selatan dan kota jogja ada penyesuaian harga